BOGOR — AR (32) pria asal Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, meringkuk di penjara. AD (22) tetangga AR ditusuk pedang akibat anaknya menangis terus-terusan.
Kapolsek Gunungputri Kompol Yudi K mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/2/2018) malam. Saat itu, AR sedang beristirahat hingga merasa terganggu oleh tangisan anak AD yang masih bayi.
“Pelaku kemudian mendatangi kontrakan korban yang lokasinya memang persis di samping kontrakan pelaku. Pelaku menegur korban, kemudian pelaku dan korban cekcok mulut,” kata Yudi saat dimintai konfirmasi, Jumat (16/2).
Seusai cekcok mulut, AR kemudian pergi. Namun, karena masih tersulut emosi, pelaku kemudian kembali mendatangi korban sambil membawa pedang.
“Pelaku datang kembali dan menusuk korban. Korban mengalami luka di kepala dan dada. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung pergi,” terang Yudi. “Tapi kemudian kita berhasil amankan pelaku pada siang harinya di daerah Nagrak, Gunung Putri,” imbuhnya.
Saat ini, pelaku sudah ditahan di Mapolsek Gunung Putri untuk diperiksa lebih lanjut. Sedangkan korban masih menjalani perawatan medis di RS Thamrin, Cileungsi, akibat luka tusukan.
(de/feb)





