“Kalau ada penderita positif DBD lapor ke puskesmas untuk dilakukan survei epidemiologi, jika ditemukan jentik maka dilakukan foging fokus juga PSN,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Cipayung, Kurnia Permatasari mengungkapkan, warga yang terkena DBD akan dicatat dulu baru bisa diberitahukan kemudian. “Baik kami catat dulu, akan kami sampaikan dikemudian,” singkatnya.
(RD/cr2/pojokjabar)





