“Budaya siaga harus dibangun. Meyakini ilmu dan data adalah bentuk iman dan ikhtiar,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam penanganan bencana. Menurutnya, Jawa Barat tidak bisa ditangani oleh satu institusi saja.
“TNI, Polri, Basarnas, relawan, semua harus bergerak bersama,” ujarnya.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menyambut baik sinergi tersebut. Ia menyebut lebih dari 2.500 personel gabungan dikerahkan dalam apel kesiapsiagaan. “Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, dari mitigasi hingga pemulihan,” kata Irjen Rudi.(**)






