BANDUNG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menetapkan lima Kantor Wilayah Gubernur sebagai Pusat Komando (Pusko) penanganan kebencanaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mitigasi menghadapi potensi bencana di musim hujan.
Penetapan lima kantor wilayah bertujuan menjaga kelangsungan koordinasi tanggap darurat jika pusat kota terdampak bencana besar. Lokasi dipilih berdasarkan pertimbangan geografis dan stabilitas, dengan Cirebon dan Purwakarta menjadi sorotan utama.
“Cirebon dianggap paling aman, sementara Purwakarta cukup stabil untuk dijadikan pusat komando cadangan,” ujar Dedi Mulyadi saat Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Kota Bandung, Kamis (6/11/2025).
Dedi menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal respons pasca bencana, tetapi juga kesadaran dan pencegahan sejak dini. Ia mengkritisi rendahnya kepercayaan publik terhadap peringatan dini dari BMKG dan lembaga terkait.






