Featured

Tren Uang Digital Mewabah di Sukabumi

×

Tren Uang Digital Mewabah di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Salah satu bentuk E-Money yang kini tengah ramai diperbincangkan. WAHYU/RADARSUKABUMI

“AKu biasanya isi lewat transfer bank. Tapi engga datang langsung ke banknya, semuanya kan sekarang bisa lewat handphone. Jadi lewat mobile banking sih aku isinya, mudah banget,” Terang Pratama Intensitas Prtama menggunakan E-Money meningkat tajam seiring memilih ojek online sebagai moda transportasinya. Ketika bepergian, Pratama menjelaskan seringkali tidak punya uang dalam pecahan kecil.

Dirinya juga tidak menampik driver-nya juga beberapa kali kedapatan tidak punya uang kembalian. Demi mempersingkat waktu, dirinya memakai E-Money. “Lebih aman pakai E-Money, biar cepet juga,” Kata Pratama Mulai dari belanja online, mengisi pulsa, membeli kebutuhan di minimarket dilakukan Pratama hanya lewat gawainya. Sekedar membeli gorengan di pinggir jalan pun dilakukannya dengan E-Money lewat sistem QR Code.

Bank bjb Tandamata

Platform uang elektronik dirinya pun semakin beragam seiring banyaknya perusahaan yang mengeluarkan produk E-Money-nya. Telksomsel dengan T-Cash, Grab dengan Ovo serta Go-Jek lewat Go-Pay. Go-Pay menjadi salah satu raksasa dalam persaingan uang elektronik. Menginjak tahun ketiga, Go-Pay terbilang sukses bertahan di tengah gulung tikarnya beberapa penyedia uang elektronik.

Managing Director Go-Pay Indonesia Budi Gandasoebrata memaparkan uang elektroniknya berupaya membuat iklim transaksi di Indonesia terdigitalisasi. “Sebagai produk keuangan asli Indonesia, kami ingin mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di tanah air terutama masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal. Pembayaran non tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari menjadi sasaran utama kami,” Jelas Budi (23/01).

Lembaga riset independen di bawah naungan Financial Times, ‘FT Confidential Research Mobile Payment juga mempublikasikan hasil riset terkait penggunaan uang elektronik. GO-PAY yang juga merupakan bagian dari ekosistem GOJEK, ada di posisi terdepan dalam hal penggunaan uang elektronik di Indonesia dengan jumlah pengguna yang mencapai hampir tiga perempat jumlah pengguna uang elektronik dibandingkan dengan uang elektronik lainnya.

Kendati telah menjadi raksasa di dunia uang elektronik, tantangan pelik sempat dialami Go-Pay. Go-Pay menemukan fakta di mana 50 persen masyatakat Indonesia masih belum tersentuh layanan keuangan formal. “Layanan uang elektronik menemui tantangan di Indonesia dimana lebih dari 50 persen