Featured

Rafa Jafar, Remaja Penggagas E-Waste Dropbox

×

Rafa Jafar, Remaja Penggagas E-Waste Dropbox

Sebarkan artikel ini

Setidaknya tiga tahun berjalan, setidaknya bisa memantik kesadaran. Salah satu capaian gerakan yang dia rintis, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta turut menyediakan dropbox untuk sampah elektronik di area car free day. RJ berharap langkah itu diikuti kota-kota lain.

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSL-B3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tuti Hendrawati yang turut hadir dalam perilisan buku RJ mengungkapkan rasa salutnya. ”Inisiatif RJ sangat bagus dan semoga menginspirasi generasi muda serta semua pihak untuk lebih peduli lingkungan, terutama dalam kaitannya dengan bahaya sampah elektronik,” tuturnya.

RJ terinspirasi negara-negara yang sudah settled dan tahu tentang pengelolaan e-waste secara tepat. Contohnya Jepang. Harga beli ponsel di negara itu sudah mencakup biaya pengolahan atau pendaurulangan ketika ponsel sudah tidak terpakai lagi. Atau, program take back product di AS. Tiap perusahaan elektronik bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan.

Misi itulah yang ingin diterapkan RJ di Indonesia. ”Seharusnya perusahaan bisa menerima produknya kembali sehingga sampah elektronik tidak menumpuk di sekitar kehidupan sehari-hari,” ucap dia.RJ sadar bahwa jalannya akan panjang dan mungkin berliku. ”Saya percaya kita bisa mengubah kebiasaan buruk menjadi sesuatu yang berdampak besar buat masyarakat,” paparnya.

RJ menuturkan akan tetap concern terhadap lingkungan meski kesibukan sekolah akan semakin padat dan dirinya jauh dari Jakarta. ”Harapannya, bisa memperluas dan membangun komunitas di sana. Murid SMA Taruna kan dari seluruh Indonesia. Bisa menyebarkan misi ini dengan lebih luas,” papar remaja yang mengidolakan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tersebut.

Selain itu, untuk pengembangan ke depan, RJ berharap ada aplikasi digital untuk memperluas jangkauan awareness tentang sampah elektronik. ”Mau banget kalau ada partner untuk kerja sama bikin aplikasi,” ucapnya. Nanti informasi tentang pengelolaan sampah elektronik dan lokasi e-waste dropbox bisa diketahui secara cepat dan real time.

 

(*/c11/tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *