Di dalamnya, ada komponen timbal, merkuri, kromium, dan B3 lainnya. Selama ini yang masyarakat lakukan terhadap sampah elektronik adalah membakar, merusak, atau menguburnya dalam tanah. ”Membakar sampah biasa aja berbahaya, apalagi sampah elektronik,” kata RJ. Dia mencontohkan, komponen timbal yang menyebar lewat udara bisa mengganggu peredaran darah. Juga, jika ibu hamil mengonsumsi sesuatu yang terkontaminasi merkuri, janinnya berisiko cacat bawaan.
Ada pula yang menghancurkan peranti elektronik untuk mengambil komponen yang masih bernilai. ”Tapi, tanpa pengetahuan yang cukup, berbahaya,” katanya. Kromium bisa terserap ke dalam sel tubuh dan berdampak pada kesehatan. Mengubur sampah elektronik di dalam tanah merupakan skenario yang terbilang aman. Namun, prosedurnya harus tepat. Dengan begitu, racun dari komponen sampah elektronik tidak menyebar ke tanah.
Jika sampai menyebar, dampaknya sama berbahaya. ”Tanah terkontaminasi B3, tanaman yang ditanam di situ juga terdampak. Tanamannya dimakan sapi, sapi ikut terkontaminasi. Lalu, sapinya dimakan manusia, manusia juga bisa kena dampaknya,” urainya.
Pemikiran dan solusi-solusi itu dituangkan dalam buku. RJ berpikir, sayang sekali kalau solusi yang tertuang dalam buku tersebut tidak diwujudkan. Remaja yang senang olahraga basket itu mencari referensi untuk membuat dropbox sampah elektronik. Setiap orang bisa membuang barang elektronik yang sudah tidak terpakai di kotak sampah khusus tersebut. Termasuk, ponsel, komputer, televisi, baterai, dan banyak lainnya.
Ada tiga dropbox yang ditempatkan di beberapa titik Jakarta. Di antaranya, SD Cikal dan SMP Labschool. Bisa dipindahkan penempatannya. Juga bisa dibawa ketika RJ melakukan presentasi atau menghadiri event tentang lingkungan.
Itu salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan sampah elektronik. Setelah terkumpul setengah dropbox atau lebih, barang-barang itu disalurkan kepada pengelola sampah elektronik. Saat ini RJ bekerja sama dengan Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.



