Sayang, Jawa Pos tak bisa menunggu sampai sore tiba. Untuk melihat seberapa ramai pusat jajanan itu sekaligus menghayati denyut kampung Melayu yang tersisa tersebut di malam hari. Sebelum tergusur derap kemajuan Kuala Lumpur. (*)
Menelusuri Kampung Melayu Tersisa di Kuala Lumpur



