RADARSUKABUMI.com – Pontren Al Muslim mempunyai konsep cemerlang. Ya, Pendiri sekaligus Pondok Pesantren (Pontren) Al Muslim, Ust Yusuf Mulyadin ingin mewujudkan pondok pesantrennya selain sebagai tempat menutut ilmu santri juga dapat belajar bercocok tanam dan perikanan.
Laporan Didiet Rahma Aditya
Pontren Al Muslim berada di Jalan Kibitay Kampung Bangsanaya RT 003 RW 07 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. Pendiri sekaligus Pengasuh Pontren Al Muslim, Ust Yusuf Mulyadi, SH.I mengatakan pontren yang didirikannya itu berdiri sejak 2008 di atas tanah wakaf seluas 1.500 m2 dan mulai dirintis pembangunannya sejak 2012 sehingga bisa operasional.
“Santri yang belajar di Pontren Al Muslim berjumlah sekitar 60 orang rata-rata usia pelajar SMP dan Aliah,”katanya kepada Radar Sukabumi. Ia menambahkan kebanyakan santri laki-laki dan perempuan yang mondok di pesantrennya kebanyakan dari Cianjur. “Namun, ada juga santri dari Jakarta dan Jampang,”katanya.
Metode pembelajaran yang ada di Pontren Al Muslim sendiri adalah perpaduan antara modern dan salafi. “Modernnya karena santri yang belajar di pontren ada juga yang kuliah dan ikut PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar). Ada juga santri yang belajar di MA Al Ma’arif Al Muslim,”katanya.
Adapun pembelajaran salafi atau tradisionalnya, kata dia, para santri belajar kitab-kitab fiqh seperti, Fathul Mu’in, Safinah, Taqrib, dan Kifayatul Akhyar. Sedangkan untuk pembelajaran nahu sorofnya, para santri belajar Kitab Kailani, Nadhamul Maksud, dan Jurumiyyah.
Seiring perkembangan kini, Pontren Al Muslim yang memiliki suasana alamiah tersebut bersiap untuk membangun di atas tanah pribadi yang luasnya mencapai sekitar 5.000m2. “Alhamdulillah akan juga dibangun gedung serba guna untuk pertemuan para santri,”katanya ucap syukur kepada Allah Subhana Wa Ta’ala.
Keasrian yang penuh nuansa alam di wilayah pontrennya ini mendorong Ust Yusuf untuk mewujudkan suasana Pontren Al Muslim yang berkonsep alam. “Santri-santri belajarnya di tempat-tempat yang nyaman dan alami. Yakni dengan dibuatkan tempat belajar seperti gazebo atau saung-saung. Di pesantren santri juga bisa belajar tentang pertanian dan perikanan di pondok yang memang bersatu dengan alam persawahan dan perikanan,”tuturnya.
Kepada pemerintah pusat,Ust Yusuf juga berharap agar terwujud RUU Kepesantrenan yang tentunya mendukung geliat dan pembelajaran pesantren lebih prioritas. Ia pun berharap terbangunya sarana olah raga di pondok pesantrennya. (*)



