FeaturedKOTA SUKABUMI

Melihat Pemberdayaan Para Ibu di Jayamekar, Kecamatan Baros

×

Melihat Pemberdayaan Para Ibu di Jayamekar, Kecamatan Baros

Sebarkan artikel ini

Awalnya ia ingin membuat Kampung Wisata Edukasi Kuliner, setelah berkonsultasi dengan pihak kecamatsan ditunjuklah Kelurahan Jayamekar ini. Karena memiliki potensi di bidang kuliner. Selain itu suasananya masih pedesaan. “Jadi masih sangat cocok untuk dijadikan kampung wisata edukasi kuliner,”tuturnya.

Melihat potensi tersebut, ia pun mencoba mulai melakukan pendampingan kepada warga sekitar.

Bank bjb Tandamata

“Karena di daerah sini ada yang produksi tempe juga, kenapa tidak kita membuat olahan makanan dari tempe menjadi sebuash cemilan yang banyak disukai oleh masyarakat,” terangnya.

Diakuinya untuk cemilan stick tempe ini baru berjalan sekitar tujuh bulan, meski terbilang masih baru namun ternyata penggemar stick tempe lumayan banyak. Untuk saat ini penjualannya masih dari ke mulut ke mulut.

“Pemasarannya masih ke warga sekitar dulu saja dan sekarang kita juga sedang ada kerjasama di salah satu restoran SSG Corner yang ada di Ciaul. Kebetulan disitu ada pojok UKM jadi kita mulai menitipkan barang,” imbuhnya.

Soal harga, ia menjual Rp10 ribu dengan isi 250 gram, sementara untuk rasa kelompok ibu rumah tangga ini hanya masih memproduksi rasa original. Sehingga rasa asin dan gurihnya tempe masih terasa kental.

“Insya Allah kedepannya kita ingin proses untyuk packagingnya agar lebih bagus lagi tereus kita juga mau ajuin untuk label PIRT dan kehalalannya, inginnya sih kita ingin produksi stick tempe buatan RW 03 Kelurahan Jayamekar ini bisa masuk ke toko oleh-oleh di Sukabumi,”urainya. (*)