Selain Yudha, hadir sebagai narasumber Owner Kebab Kebudd Adi Rachman, Direktur PT Aneka Gas Industri Tbk Imelda Harsono, dan Dirut BPR Jatim Bank UMKM Yudi Wahyu Maharani.
Yudha melanjutkan, pada 2017 dirinya merasa perlu melakukan scale-up. Karena itu, dia memerlukan tambahan modal.
Karena sudah tidak mungkin mengandalkan permodalan internal, pilihannya ialah meminjam kepada perbankan. ”Makanya, kami mulai merapikan administrasi,” ungkapnya.
Cerita Adi beda lagi. Adi yang memulai usaha Kebab Kebudd pada 2012 menuturkan, riset adalah sesuatu yang penting, terutama untuk mengetahui ketahanan suatu produk. Apalagi, produk yang dikembangkan dipasarkan secara online.
”Jadi, harus memastikan produk tersebut dalam kondisi baik sampai di tangan pembeli. Sebab, kalau bermasalah, berarti belum layak,” tutur dia.
Contohnya, pengemasan produk. Ketebalan styrofoam memengaruhi ketahanan produk di ekspedisi. Makin tebal styrofoam, daya tahan makanan kian lama.



