CIKEMBAR— Memasuki musim penghujan, puluhan warga bersama petugas Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, menggelar aksi bersih-bersih sampah di sepanjang sungai Cibodas, kemarin (20/11).
Kegiatan bersih-bersih sampah sepanjang 5 kilometer tersebut, sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah untuk mengantisipasi banjir, seiring dengan datangnya musim hujan pada bulan November ini.
“Kegiatan ini kita lakukan untuk mengantisipasi agar sungai tidak dipenuhi sampah, aliran tidak tersumbat dan tidak menjadi penyebab banjir,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Kertaraharja, Yuyun Zaini Arif Nugraha kepada koran ini, kemarin (20/11).
Aksi bersih-bersih sampah di sepanjang sungai Cibodas ini, melibatkan puluhan warga Desa Kertaraharja.
“Kami bersama warga bergotong royong membersihkan sejumlah muara sungai dan saluran yang mengalami pendangkalan akibat timbunan lumpur, sampah dan rerumputan yang tidak pernah dibersihkan selama musim kemarau,” paparnya.
Seorang warga Kampung Padasuka, Desa Kertaraharja, Surya (35) mengatakan, tumpukan sampah membuat aliran air di sungai Cibodas menjadi tersendat.
Selain dapat mengakibatkan bencana banjir, hal tersebut juga telah menyebabkan pasokan air tidak berjalan maksimal untuk mengairi puluhan hektare lahan pertanian padi.
Untuk itu, warga bersama pemerintah Desa Kertaraharja berinisiatif kerja bakti untuk bersih-bersih sungai.
“Tumpukan sampah ini tidak hanya berasal dari warga yang sengaja membuang sampah sembarangan.
Sebagian sampah kiriman dari daerah lain, mulai dari sampah rumah tangga, plastik hingga tanaman enceng gondok,” katanya.
Tumpukan sampah yang menumpuk di sepanjang sungai Cibodas tersebut, ujar Surya, mulai diangkat oleh warga bersama petugas Desa Kertaraharja menggunakan karung dan sejumlah peralatan lainnya untuk dibuang di lahan kosong yang tidak jauh dari lokasi sungai.
Setelah dirasa mengering, sampah kemudian dibakar oleh warga.
“Tumpukan sampah selain membuat kawasan setempat menjadi kumuh juga dapat menimbulkan penyakit,” jelasnya.
Peralihan musim kemarau ke musim penghujan sudah mulai dirasakan.
Warga juga menyadari tumpukan sampah di sungai Cibodas bisa menyebabkan banjir.
“Harapannya, kesadaran masyarakat tidak hanya terlihat pada saat kerja bakti.
Tapi dimulai dengan membuang sampah pada tempatnya dan bukan di sungai,” pungkasnya.
(den/d)



