EKONOMI

PT TFJ Ramah Lingkungan

×

PT TFJ Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Mayora Group Plant Cimande.

SUKABUMI – Aktivitas PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Mayora Group Plant Cimande, telah memberikan banyak manfaat bagi warga yang tinggal di sekitaran lingkungan pabrik. Diantaranya, soal rekruitmen tenaga kerja, aktif menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan dalam aktivitasnya telah menjamin ramah lingkungan.

Hal ini, disampaikan Industrial Relation GA. PT. TFJ, Woko Wahtoto pada acara Konferensi Pers di Aula TFJ, Senin (16/3) kepada sejumlah awak media wilayah Bogor dan Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Menurutnya, setiap tahun, perusahaan PT TJF selalu diaudit oleh Kementerian Lingkungan Hidup (LH) mengenai pengelolaan limbah air, udara, limbah padat B3 dan limbah lainnya.

“PT TFJ dalam menjalankan bisnisnya, baik proses produksi hingga proses pengolahan limbahnya, telah dijalankan sesuai aturan yang berlaku sehingga dalam aktivitasnya tidak menyalahi peraturan,” jelas Woko.

Setelah perusahaan tersebut dilakukan audit oleh Kementrian LH, PT TJF selalu mendapat peringkat biru yang artinya perusahaan tersebut sudah melaksanakan pengelolaan limbah secara baik dan sesuai regulasi aturan pemerintah.

Selain itu, agar aktivitas perusahaan dapat berjalan nyaman dan aman di lingkungan sekitar, pihak perusahaan juga telah melakukan perubahan untuk di improve dengan menutup unit cooling tower dengan cover dari bahan zenk alumunium.

“Perusahaan Mayora Grup sejak awal Januari 2019 lalu, telah mengganti bahan bakar boiler yang semula dari batu bara yang masuk B3, kini diganti oleh bahan bakar dari cangkang kelapa sawit yang ramah lingkungan.

Bukan hanya itu, untuk mengurangi kebisingan kepada pemukiman lingkungan sekitar, perusahaan telah memindahkan unit chiler dari yang semula berdekatan dengan pemukiman menjadi ke tempat yang jauh dari pemukiman,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai program CSR yang sudah dijalankan perusahaan, ia menjawab, PT TJF telah melakukan fogging atau pengasapan dalam mengantisipasi penyebaran virus DBD yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti, pengobatan gratis, sunatan masal, bantuan air bersih, santunan anak yatim piatu, bedah rumah, sumbangan karpet mesjid, penanaman pohon, perbaikan fasilitas umum berupa pengecoran jalan warga dan selokannya serta pembuatan sumur warga.

“Sedangkan untuk rekruitmen tenaga kerja, perusahaan selalu mengutamakan penerimaan karyawan yang berada di sekitar pabrik.

Setiap tahun selalu meningkat untuk rekruitmen tenaga kerja warga sekitar, khususnya daerah Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan kami juga bisa buka pabrik di daerah Sukabumi ke depannya,” pungkasnya. (*)