Bhima berharap, pemerintah memberikan saksi tegas kepada daerah yang mempersulit investor. Hal ini bisa dilakukan melalui instrumen anggaran.
Misalnya, menghentikan sementara pemberian anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam beberapa waktu.
Saat ditanya mengenai suhu politik tingkat nasional, Bhima memandang masih terkendali, tidak sampai berdampak signifikan terhadap investasi.
Bhima menerangkan, gencarnya kritik yang disampaikan kelompok oposisi mengenai kinerja perekonomian tidak akan ditelan mentah-mentah para investor. “Misalnya kritik soal utang. Para investor kan memiliki tim dan ahli yang bisa menggali data,” terangnya.
Bhima menyarankan pemerintah untuk tidak panik dengan kritik yang makin kencang. Cukup dijawab saja dengan data-data dimiliki pemerintah. Menurutnya, banyaknya kritik justru bagus sebagai sarana check and balances.
Soal utang, Bhima menambahkan, pihaknya tidak mau memperdebatkan besaran nominalnya yang kini terus membesar, tetapi pada produktivitasnya.



