SUKABUMI,RADARSUKABUMI.com – Harga logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik.
PT Pegadaian Syariah Cabang Sukabumi merilis, saat ini harga emas ukuran 0,5 gram cetakan Antam dijual dengan harga naik Rp4 ribu dibanding Jumat (28/6), yakni sebesar Rp384 ribu.
Sementara emas cetakan UBS 0,5 gram tak berubah dari posisi kemarin, yakni Rp377 ribu.
Untuk harga emas cetakan Antam 1 gram juga naik Rp4 ribu pada posisi Rp721 ribu dari sebelumnya Rp717 ribu.
Sementara harga emas cetakan UBS 1 gram turun Rp1.000 ke posisi Rp684 ribu.
“Untuk sampai Sabtu (29/6), harga emas logam antam di pegadaian itu masih di kisaran harga Rp721 ribu,” ujar Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Kebonjati Sukabumi, Sulastri saat ditemui Radar Sukabumi di tempat kerjanya Jalan Zenal Zakse, Cikole, Kota Sukabumi, baru-baru ini.
Dirinya menganjurkan masyarakat untuk mulai berinvestasi emas, karena harganya tiap tahun selalu mengalami kenaikan.
Ia pun optimis jika kedepannya harga emas per 1 gram, bisa mencapai Rp1 juta.
“Kemungkinan nanti bisa sampai Rp1 juta per gramnya, jadi dihimbau kepada masyarakat untuk mulai sekarang coba invesatasi ke emas,” ajaknya.
Apalagi saat ini, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan emas.
Salah satunya melalui Tabungan Emas. Salah satu program milik PT Pegadaian Syariah ini kini sedang banyak diminati masyarakat khususnya bagi kaum hawa.
“Hanya dengan Rp6 ribu, masyarakat sudah bisa mulai menabung emas,” ucapnya.
Dikatakannya, antusias masyarakat terhadap Tabungan Emas itu cukup tinggi dalam model investasi.
Maka dari itu, Pegadaian Syariah Cabang Sukabumi pun cukup gencar untuk menawarkan produknya tersebut.
Pihaknya juga mempermudah para penabung emas, karena didukung dengan sistem aplikasi dari Pegadaian Digital Service (PDS).
Artinya, setiap orang tidak perlu repot lagi datang ke outlet pegadaian secara konvensional, hanya perlu buka aplikasi lalu kirim uang yang nantinya sudah terbentuk dalam tabungan emas.
“Dari aplikasi itu kita bisa mengetahui dari investasi nasabah kita secara terbuka, seperti mobile banking,” jelasnya.
Dijelaskan Sulastri, Tabungan Emas ini khusus dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam berinvestasi.
Ia mencontohkan, setiap orang bisa menabung dengan uang, akan tetapi nanti dikonversi menjadi bentuk tabungan emas.
Dalam aplikasi tersebut, setiap orang bisa menebus, gadai dan juga berinvestasi, dan mengadu dari bentuk pelayanan untuk terus diperbaiki.
(wdy)






