Curhat Pedagang Pasar Baru Bandung: Pembeli Kian Sepi Terancam Gulung Tikar?

Pasar Baru Kota Bandung
Pasar Baru Kota Bandung

Sementara itu penuturan Uda Syahril (50), kios-kios pedagang yang hingga kini masih bertahan karena masih ada baberapa pelanggan tetap. Meskipun ada juga yang tetap berjualan dengan memanfaatkan beberapa aplikasi online.

“Yang mulai berjualan secara online juga banyak, namun yang tutup juga sudah mulai banyak,” ucap Syahril pria asal Sumatera Barat ini, Minggu (8/10/2023).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, para pedangang di Pasar Baru ini berharap bisa kembali membaik seperti dulu. Misalnya, dengan membuka kembali rute penerbangan Malaysia-Bandung, melalui Bandara Husein Sastranega, Bandung.

“Karena, selain berharap dari konsumen lokal, para pedangang biasa mempunyai pelanggan dari negara teteangga, yakni dari Malaysia,” tuturnya.

Sebagai informasi, dirangkum dari sebuah sumber, bahwa pusat perbelanjaan atau dikenal dengan nama Pasar Baru, merupakan sebuah pasar modern yang paling tua di Kota Bandung.

Pusat perbelanjaan ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1884 atau pada zaman penjajahan Belanda. Dalam sejarahnya, pasar ini dulunya bernama “Pasar Baroeweg” yang dibangun oleh Belanda mengganti ‘Pasar Tjigoeriang” yang mengalami kebakaran dalam Peristiwa Munada pada Desember 1842 lalu. (Roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *