Kementrian Turki pun dilaporkan telah menggunakan ‘Turkiye’ dalam dokumen resmi. Kini, kampanye promosi penggunaan nama ‘Turkiye’ pun sedang digalakkan.
Sementara juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengkonfirmasi penerimaan surat itu pada Rabu malam. PBB mengatakan bahwa perubahan nama itu berlaku efektif “sejak” surat itu diterima.(*)





