Ratu Elizabeth II Pecahkan Rekor Selama Bertakhta, Ini Datanya

Ratu Elizabeth II meninggal di usia
Ratu Elizabeth II meninggal di usia 96 tahun-Instagram/ @dukeandduchessofcambridge-Instagram/ @dukeandduchessofcambridge

INGGRIS — Ratu Elizabeth II memecahkan berbagai rekor dalam 70 tahun bertakhta, penguasa monarki Inggris yang berkuasa paling lama dalam sejarah kerajaan. Berikut daftarnya, seperti disiarkan AFP, Kamis (8/9) waktu setempat.

Elizabeth bertakhta selama 70 tahun dan hampir empat bulan, lebih lama dari penugasan monarki lainnya dalam sejarah Inggris. Rekor sebelumnya dipegang oleh Ratu Victoria yang berkuasa selama 63 tahun, tujuh bulan dan dua hari sampai tahun 1901.

Bacaan Lainnya

Hingga kematiannya pada usia 96 tahun, Kamis (8/9), Elizabeth adalah penguasa monarki dan kepala negara tertua di dunia. Hanya dua raja yang berkuasa lebih lama dibandingkan Ratu Elizabeth II, yakni Louis XIV dan Prancis yang bertakhta selama lebih dari 72 tahun antara 1643-1715 dan Bhumibol Adulyadej dari Thailand yang berkuasa selama 70 tahun dan empat bulan, hingga ia meninggal pada Oktober 2016.

Keliling dunia

Ratu Elizabeth II telah bepergian ke lebih dari 100 negara sejak 1952, sebuah rekor untuk penguasa Inggris, dan hadir dalam lebih dari 150 kunjungan ke negara persemakmuran. Nenek dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini sudah mengunjungi Kanada 22 kali, lebih sering dibandingkan negara lain. Di Eropa, Prancis jadi negara yang paling sering dia datangi, yakni 13 kali. Raty Elizabeth juga bisa berbahasa Prancis.

The Daily Telegraph memperkirakan Ratu Elizabeth bepergian dengan jarak setara dengan 42 kali keliling dunia sebelum berhenti melakukan perjalanan ke luar negeri pada November 2015 ketika usianya mencapai 89 tahun.

Perjalanan luar negeri terpanjang Ratu Elizabeth berlangsung selama 168 hari pada November 1953 hingga Mei 1954 di mana dia mengunjungi 13 negara.

Kesibukan

Sebagai putri berusia 21 tahun, Elizabeth mengabdikan hidupnya untuk melayani persemakmuran. Sebagai ratu, dia menghadiri 21.000 acara, memberi persetujuan kerajaan untuk 4.000 perundang-undangan, dan menjadi tuan rumah dari 112 kunjungan kepala negara asing.

Di antara tamu yang pernah disambut Ratu Elizabeth adalah Haile Selassie dari Ethiopia (1954), Kaisar Hirohito dari Jepang (1971), Presiden Lech Walesa dari Polandia (1991) dan Presiden AS Barack Obama (2011). Lebih dari 180 pesta kebun sudah digelar di Istana Buckingham yang dihadiri lebih dari 1,5 juta orang.

Politik dan agama

Lebih dari 15 perdana menteri Inggris bekerja selama masa kekuasaan ratu. Perdana menteri pertamanya adalah Winston Churchill (1952-1955) dan yang terbaru adalah Liz Truss, yang baru terpilih pekan ini.

Ratu Elizabeth rutin mengadakan rapat pribadi dengan perdana menterinya, biasanya di Istana Buckingham setiap pekan. Sepanjang hidupnya sebagai ratu, Elizabeth bertemu 13 dari 14 presiden AS kecuali Lyndon B Johnson. Pengunjung terakhir dari Gedung Putih adalah Joe Biden pada 2021.

Ratu yang juga Gubernur Tertinggi Gereja Inggris pernah menemui empat paus dalam kunjungan resmi, yakni John XXIII (1961), John Paul II (1980, 1982 dan 2000), Benedict XVI (2010) serta Francis I (2014).

Kartu

Ratu telah mengirim sekitar 300.000 kartu ucapan selamat untuk centenarian dan lebih dari kartu ucapan selamat atas pernikahan 60 tahun kepada 900.000 pasangan. Kehidupan pernikahan Elizabeth juga berlangsung lama, dia menikah selama 73 tahun, rekor juga sebagai penguasa Inggris. Suaminya, Pangeran Philip, meninggal pada usia 99 tahun pada April tahun lalu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.