PBB : 3.000 Warga Ukraina Sipil Tewas

serangan Rusia terhadap Ukraina, di Dnipro, Ukraina
Sejumlah perempuan Ukraina mengunjungi makam tentara kerabat mereka untuk menghormati kematian mereka di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Dnipro, Ukraina, Minggu (1/5). (Jorge Silva/HP/Reuters/Antara)

JAKARTA — Jumlah warga sipil di Ukraina yang menjadi korban jiwa sudah lebih dari 3.000 orang sejak Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari.

OHCHR, kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani masalah hak asasi manusia pada Minggu (1/5), menyebut jumlah total korban jiwa, yaitu 3.153 orang. Jumlah itu menunjukkan kenaikan sebanyak 254 jiwa menurut data pada Jumat (29/4).

Bacaan Lainnya

Menurut OHCHR, jumlah total itu sebenarnya kemungkinan lebih tinggi. Sebagian besar dari ribuan korban jiwa itu tewas akibat ledakan dari berbagai senjata. ”Seperti melalui serangan rudal dan serangan udara, yang menimbulkan dampak luas,” kata kantor PBB itu seperti dilansir dari Antara.

Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai operasi khusus untuk melucuti senjata Ukraina serta melindungi negara itu dari kaum penganut fasisme. Ukraina dan negara-negara Barat menganggap alasan Rusia itu tidak berdasar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.