Kayu Jati Indonesia Jadi Sorotan Dunia, Paling Dicari di Jerman

  • Whatsapp
Kayu Jati
Ilustrasi/Net

Atase Perdagangan KBRI Berlin, Nurlisa Arfani, mengungkapkan, teknologi pengolahan kayu jati Indonesia sekarang ini semakin baik sehingga konsumen bisa mendapatkan kayu yang lebih berkualitas dan tahan lama serta tahan cuaca.

Bacaan Lainnya

Di 2020, produk kayu Indonesia sudah terjual di Eropa dengan nilai 660 juta Euro, umumnya sudah dalam bentuk furnitur. Perputaran uang global dari jual beli kayu adalah senilai 2,4 milyar Euro. Jadi sektor kehutanan memegang peran penting dalam menghidupkan perekonomian di daerah terpencil, mengingat pelaku usaha kayu adalah kalangan UKM.

Ia kemudian menjelaskan bahwa pohon jati di perkebunan umumnya baru layak tebang setelah berumur 15-25 tahun. Namun pohon jati hutan memerlukan waktu setidaknya dua kali lebih lama untuk mencapai ukuran dan kualitas yang ukuran yang setara.

“Tapi kualitas kayu tidak hanya bergantung pada umur pohon, namun juga terkait teknologi pengolahan selanjutnya” ujar Nurlisa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *