Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga mengecam keras serangan yang menewaskan seorang personel Kontingen Garuda di UNIFIL dan mendesak dilakukannya penyelidikan penuh atas insiden tersebut.
Kementerian Luar Negeri RI menyebut prajurit tersebut gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL asal Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3).(*)





