CEK FAKTA

Cek Fakta, Prabowo Dukung Habib Rizieq Gugat Jokowi

×

Cek Fakta, Prabowo Dukung Habib Rizieq Gugat Jokowi

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden terpilih Prabowo Subianto saat tiba di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024). (MPR RI)
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden terpilih Prabowo Subianto saat tiba di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024). (MPR RI)

JAKARTA — Sebuah unggahan di platform YouTube menarasikan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sekaligus Presiden Terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto mendukung gugatan pendiri FPI Habib Rizieq pada Presiden Joko Widodo.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut :

Bank bjb Tandamata

“GERINDRA DUKUNG HRS PENJARAKAN JKW”
Namun, benarkah Prabowo dan Gerindra mendukung Habib Rizieq penjarakan Jokowi?

Unggahan yang menarasikan Presiden terpilih Prabowo Subianto mendukung Habieb Rizieq untuk penjarakan Joko Widodo. Faktanya, narasi dalam thumbnail dan judul tidak sesuai dengan konten yang ditampilkan. (YouTube)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran ANTARA, video yang ada dalam unggahan youtube tersebut hanyalah berisikan potongan video yang dicomot dari channel YouTube pengamat politik Refly Harun yang berjudul “ISTANA PANIK?! MAKIN NYATA HUKUMAN BUAT JKW! HRS GANDENG PARA TOKOH GUGAT MULYONO!”. Video itu diunggah pada 5 Oktober 2024.

Dalam video tersebut Refly Harun membahas seputar poin-poin gugatan Habib Rizieq Shihab terhadap Joko Widodo. Refly juga membuka diskusi dengan subscriber-nya dengan membacakan komentar-komentar, serta hasil voting mereka.

Namun, di dalam video tersebut tidak ada narasi yang menyatakan Prabowo Subianto mendukung tuntutan Habib Rizieq pada Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Habib Rizieq melayangkan gugatan perdata pada Presiden Joko Widodo senilai Rp5.246 triliun. Para penggugat menilai Jokowi telah berbohong sejak menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi presiden dua periode.

Klaim: Prabowo dukung Habib Rizieq Shihab gugat Jokowi

Rating: Hoaks