Wow, Rp 8,47 M untuk Pilkades di Sukabumi

Pilkades-Sukabumi-2022
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami (tengah) bersama unsur Muspida lainnya saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pilkades serentak tahun 2022

SUKABUMI – Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 2022 ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mulai melakukan seluruh persiapkan.

Tak terkecuali masalah anggaran. Dimana, pihaknya menyiapkan Rp8,47 miliar untuk mensukseskan Pilkades 2022 ini.

Bacaan Lainnya

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi mengatakan, Pilkades serentak 2022 akan dilaksanakan pada 8 Mei 2022 dan diikuti sebanyak 70 desa dari 36 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

“Yang pertama kita menyiapkan perangkat aturan, dari mulai Perda (peraturan daerah), Perbup (peraturan bupati) dan Pergub (peraturan gubernur) nya,” ujar Gunardi seusai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pilkades serentak tahun 2022 di Kabupaten Sukabumi, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (25/01/2022).

Kemudian kedua, menyangkut penatakelolaan, mulai dari panitia tingkat kabupaten, desa, termasuk juga ada tambahan panitia pengawas yang melibatkan masyarakat. “Jadi tahun ini kita akan coba untuk panitia pengawas itu melibatkan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga memaparkan terkait dengan penganggaran yang harus dihitung dengan benar. Karena kebutuhan di masa pandemi ini, ada aturan yang baru, yakni mensyaratkan di setiap pemungutan suara (TPS) hanya 500 orang.

“Sehingga, kita harus menghitung dengan pendekatan jumlah pemilihan. Berdasarkan data kependudukan per 8 Mei, itu ada di kisaran 644 TPS. Adapun anggaran panitia tingkat desa itu sebesar 8.477.596.200 rupiah.

Termasuk pengamanan, panitia kabupaten. Di luar itu, untuk membackup bimtek (bimbingan teknis), lalu persiapan lainnya sehingga semuanya bisa lancar dan sesuai harapan,” paparnya.

Anggaran itu berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 270/5645/SJ, 8 Oktober 2021 lalu, tentang Pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pilkades PAW pada masa Pandemi Covid-19 Pasca Penundaan. Dana itu akan disalurkan langsung melalui rekening desa.

“Proses penganggaran, prosesnya harus on/of harus kita siapkan dan kita usulkan ke pusat nanti penyaluran melalui rekening desa. Jadi tidak melalui panitia,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.