Wisatawan Terhormat, Hati-hati Ombak Lagi Engak Bersahabat, Sarda Sarankan Ini

BERJAGA-JAGA : Petugas gabungan saat berjaga di pantai Kabupaten Sukabumi menjelang libur panjang akhir tahun 2020

SUKABUMI — Jelang liburan pergantian tahun baru 2020-2021, kondisi cuaca baru-baru ini tidak menentu. Hampir semua wilayah terus-terusan diguyur hujan. Hal tersebut juga terasa di tempat wisata pesisir pantai Selatan Kabupaten Sukabumi.

Prediksi BMKG terkait prakiraan cuaca yang berlaku dari 29 sampai 31 Desember 2020, gelombang di perairan Sukabumi masuk kategori tinggi yakni mencapai empat sampai enam meter. Kondisi gelombang yang tinggi tersebut, dinilai kurang baik bagi para wisatawan khususnya yang hobi berenang di pantai.

Bacaan Lainnya

Koordinator Forum Sarda Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri mengungkapkan, secara umum hasil pemantaun tim gabungan di sepanjang pantai Sukabumi, hujan yang disertai angin terjadi dari siang hingga malam hari. Selain itu, gelombang di laut lepas terpantau cukup tinggi.

“Pemantauan sementara, hujan yang disetai angin yang megakibatkan badai terjadi di perairan Sukabumi, Kondisi itu kurang baik bagi wisatawan yang suka berenang di pantai karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkap Okih kepada Radar Sukabumi, Selasa (29/12).

Okih meghimbau, kendati masyarakat tetap memaksakan untuk berwisata ke pantai di Sukabumi disarankan untuk tetap behati-hati. Selain itu, para pengunjung, khsususnya yang berasal dari luar daerah diharapkan dapat mengikuti aturan protokol kesehatan di lokasi wisata.

“Kami sarankan agar menikmati liburannya dirumah saja bersama keluarga dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Adapun bagi masyrakat yang tetap berwisata agar dapat mematuhi aturan protokol kesehatan, terutama yang berasal dari luar daerah agar dapat memperlihatkan hasil pemeriksaan rapid tes terbarunya,” imbaunya.

Adapun tingkat kunjungan di semua pantai di Kabupaten Sukabumi relatif stabil. Artinya, tidak ada peningkatan yang amat signifikan. Namun begitu, pihaknhya Sarda Kabupaten Sukabunmi bersama tim gabungan lainnya tetap bersiaga di objek wisata pantai untuk melakukan pemantauan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.