Warga Lima Desa Geruduk SCG

SUKABUMI – Ratusan warga dari lima desa yang tersebar dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Cikembar, Gunungguruh dan Nyalindung geruduk PT Tambang Semen Sukabumi (TSS) rekanan PT Siam Cemen Group (SCG), di Gunung Guha, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, kemarin (2/7).

Hal ini dipicu, sebagai bentuk kekecewaan warga kepada PT TSS yang diduga dalam aktivitas tambangnya telah melakukan blasting hingga menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat dari getaran peledakan tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, warga dari lima desa yang memprotes aktivitas PT TSS itu merupakan warga Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Desa Tanjungsari Kecamatan Jampangtengah, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh dan Desa Sukamaju serta Desa Wangunreja Kecamatan Nyalindung. Emosi ratusan warga semakin memuncak saat mereka hendak menyampaikan aspirasinya, tidak didengar oleh pihak perusahaan.

Aksi pelemparan batu dan botol bekas minuman mineral ke dalam perusahaan pun tidak bisa dihindarkan. Seorang warga Kampung Ciendog, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Jajang (50) mengatakan, aksi unjuk rasa ini, merupakan tindak lanjut dari demonstrasi yang dilakukan pada Jum’at (29/6) lalu.

“Waktu aksi sebelumnya, pihak perusahaan berjanji akan memberikan solusi terkait keluhan warga soal peledakan tambang yang menyebabkan rumah warga terdampak menjadi rusak,” tuntut Jajang kepada Radar Sukabumi, kemarin (2/7).


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *