“Pelaku berinisial HR alias Jenger. Setelah melakukan aksi keji tersebut sempat menghilang dan tidak diketahui keberadaannya,” bebernya.
Dia berharap kepada dinas terkait lebih serius menangani masalah ODGJ ini. Karena hal ini jelas telah meresahkan masyarakat sehingga keamanan dan kenyamanan warga menjadi terganggu.
“Saya sudah laporan resmi. Dan kondisi anak saya saat ini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit, lantas dibawa pulang ke rumah untuk istirahat pasca dirawat,” pungkasnya. (bam/t)






