Dalam peninjauan nanti, sambung Andang, DLH akan menerjunkan sembilan personel untuk melakukan penyisiran terhadap perusahaan yang diduga telah melakukan pencemaran lingkungan ini.
“Saat ini, kami belum bisa memberikan komentar lebih dalam lagi. Karena, kami belum melakukan pengecekan kelapangan. Untuk itu, tim yang berjumlah sembilan orang itu, telah dilengkapi dengan anggota laboratorium dari DLH. Semua tim sudah siap untuk melaksanakan tugas. Nanti setelah melakukan peninjauan, akan kami informasikan kembali seperti apa hasilnya,” kata Adang.
Sementara itu, sebelumnya saat dikonfirmasi kepada pihak PT SCG yang diwakili oleh Triyo mengatakan, bahwa pengobatan sudah dilakukan oleh PT SCG, namun, memang sifatnya tidak rutin. Tapi, terkait keluhan warga yang menduga bahwa aktivitas PT TSS dan PT SCG sebagai ‘dalang’ timbulnya penyakit yang diderita warga, dirinya mengaku tidak memiliki otoritas untuk menjawab persoalan tersebut.
“Karena hal ini, pihak dokter lah yang nanti akan mengkompilasi semua keluhan penyakit dari warga yang berobat,” imbuhnya.(cr13/e)





