BERITA UTAMA

Update Bencana Sukabumi, 3 tewas, 4 Masih Hilang Diterjang Longsor

×

Update Bencana Sukabumi, 3 tewas, 4 Masih Hilang Diterjang Longsor

Sebarkan artikel ini
Bencana tanah longsor yang melanda Sukabumi pada Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024) telah mengakibatkan korban jiwa dan kerugian yang signifikan.
Bencana tanah longsor yang melanda Sukabumi pada Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024) telah mengakibatkan korban jiwa dan kerugian yang signifikan.

SUKABUMIBencana tanah longsor yang melanda Sukabumi pada Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024) telah mengakibatkan korban jiwa dan kerugian yang signifikan. Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengonfirmasi bahwa tiga warga telah meninggal dunia dan empat orang masih dinyatakan hilang.

“Iya, barusan dapat laporan lagi, katanya ada tiga warga yang meninggal dunia akibat terdampak bencana tanah longsor,” kata Bey Machmudin saat meninjau lokasi bencana di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (5/12/2024).

Bank bjb Tandamata

Menurut Bey, data jumlah warga yang terdampak bencana alam masih terus diperbarui. Namun, berdasarkan laporan sementara, tiga warga telah ditemukan meninggal dunia dan empat warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh petugas gabungan. “Kalau yang tiga orang itu, katanya jasadnya ini sudah ditemukan,” tambah Bey.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama stakeholder saat ini fokus mengevakuasi warga yang terdampak ke tempat aman dan membuka akses jalan yang terputus. “Kami masih terus menyalurkan bantuan logistik untuk para penyintas bencana yang berada di lokasi terisolir,” ujar Bey.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa jumlah total korban yang tertimbun longsor mencapai tujuh orang. “Dari tujuh korban ini, tiga diantaranya meninggal dunia dan jasadnya sudah ditemukan,” kata Deden.

Tiga korban yang meninggal dunia adalah satu orang dari Kecamatan Simpenan dan dua orang dari Kecamatan Tegalbuleud. Sementara empat korban lainnya masih dalam tahap pencarian, yakni satu orang di Kecamatan Gegerbitung, dua orang dari Kecamatan Tegalbuleud, dan satu orang dari Kecamatan Pabuaran. “Korban yang di Kecamatan Gegerbitung belum dinyatakan meninggal karena belum ditemukan. Saat ini masih dalam proses pencarian,” ujar Deden, yang juga menambahkan bahwa data lengkap masih terkendala jaringan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Sukabumi berharap situasi segera membaik dan masyarakat yang terdampak dapat kembali beraktivitas dengan normal. Upaya penyaluran bantuan dan evakuasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga.(den)