“Korban ini, nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalam rumah dengan menggunakan tali tambang warna biru di ruangan depan rumah dengan ketinggian sekitar 4 meter,” tandasnya.
Untuk memastikan kematian korban, pihak kepolisian telah menyarankan kepada pihak keluarganya untuk melakukan otopsi terhadap jenazah tersebut. Namun, pihak keluarga menolaknya. Setelah itu, dibuatkan surat penolakan otopsi oleh pihak keluarga duka. Sementara, untuk penyebab terkait alasan korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, belum diketahui secara pasti.
“Iya, semasa hidupnya orangnya itu pendiam dan gak pernah terbuka, termasuk sama istrinya dan keseharian ia suka nyabit rumput untuk ngurus domba dan kematian korban telah meninggalkan istri dan dua anak yang usianya masih pada kecil. Yang satu berusia 12 tahun dan satu lagi masih bayi,” pungkasnya. (den)






