“Melakukan pengecekan di saluran dan tali-tali air, tersedianya posko jaringan jalan nasional, serta penempatan Disaster Read Unit (DRU) pada daerah rawan longsor,” ujar Direktur Wilan.
Selain itu, Wilan berpesan bagi pengguna jalan tol untuk tetap mengikuti aturan saat berkendara, mencari alternatif jalan yang aman, serta mengemudi dengan selamat.
Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, mengatakan Jalan Tol Ciawi – Sukabumi memiliki panjang 54 kilometer (km). Lebih lanjut, Tulus mengatakan jalan tol ini terdiri dari empat seksi yakni Seksi 1 Ciawi-Cigombong (15,3 km) dan Seksi 2 Cigombong- Cibadak (11,9 km).
“Sedangkan Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat (13,7 km) masih dalam tahap konstruksi dengan progres 16,4% ditargetkan selesai konstruksinya pada Q2 2026 dan Seksi 4 Sukabumi Barat–Sukabumi Timur (13,05 km) dalam tahap persiapan konstruksi,” tambah Tulus. (BPJT)






