Langkah selanjutnya, masih kata Azhar, para pelajar SMK itu akan diberikan pembinaan dengan melibatkan pihak sekolah dan memanggil para orang tua dari pelajar SMK itu.
Dari puluhan pelajar tersebut ada tiga orang pelajar masing-masing berinisial R, AM, dan AS yang diperiksa lebih lanjut terkait kepemilikan senjata tajam jenis celurit yang ditemukan pada saat konvoi dihentikan dirinya bersama anggota Polsek Ciemas. “Untuk pelajar terkait kepemilikan sajam, kami akan periksa lebih lanjut,” pungkasnya. (ris)






