SUKABUMI – Kabar gembira datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/7).
Bagaiaman tidak, dari puluhan pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 berdasarkan sample swab, saat ini terdapat tiga warga Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya positif Covid 19, kini sudah ditanyakan sembuh setelah mereka menjalani pemeriksaan sample swab.
Staf anggota Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi (Pusikokami), Neng mengatakan, berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/7) jumlah kasus pasien positif Covid 19 dari awal hingga saat ini, terdapat 64 orang.
Dari puluhan pasien ini, 56 orang dinyatakan sembuh dan delapan diantaranya aktif dan masih kini dalam penanganan tim medis baik di rumah sakit rujukan Covid 19, maupun Puskesmas setempat.
“Update data Covid 19 hari ini, tidak ada penambahan kasus baik pasien positif Covid 19, ODP maupun PDP. Hanya saja, kabar baiknya Alhamdullilah terdapat tiga warga yang sebelumnya positif Covid 19, sekarang sudah sembuh,” kata Neng kepada kepada Radar Sukabumi, Selasa (21/7)
Ketiga pasien ini, telah dinyatakan sembuh dari Covid 19. Lantaran, mereka telah menjalani perawatan intensif dari tim medis dan saat pemeriksaan sample swab serta hasilnya negatif Covid 19.
“Tiga pasein yang sembuh dari positif Covid 19 ini, merupakan asal warga Kecamatan Kabandungan berjenis kelamin laki-laki yang berusia 43 tahun dan laki-laki berusia 55 tahun asal warga Kecamatan Parungkuda serta yang terakhir adalah seorang perempuan berumur 60 tahun asal warga Kecamatan Parungkuda,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, saat ini jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinilai masih landai. Lantaran, saat ini jumlah kasusnya tidak mengalami peningkatan maupun penurunan kasus.
Yakni, jumlah total ODP dari awal hingga saat ini terdapat 4480 orang. Namun yang selesai pemantauan terdapat 4469 orang. Sementara yang masih dalam pemantauan terdapat 10 orang.
Sementara, jumlah PDP yang diawasi terdapat 257 orang. Namun 232 orang selesai pengawasan dan satu orang masih dalam pengawasan serta 24 warga yang statusnya PDP meninggal dunia. pungkasnya. (Den)






