“Jadi, di lakban itu nyambung dari mulut, leher belakang, tangan diiket seperti diborgol tapi dari depan dan dari tangan itu langsung nyambung ke kaki dilakbannya itu,” paparnya.
“Kalau harta bendanya itu mobil masih utuh atau tidak hilang, dompet masih ada, tapi yang hilang itu ada satu buah HP dan uang tunai, tapi nggak tahu berapa nominalnya kita belum tahu. Kalau mobilnya itu atas nama anaknya dipake buat neggrab oleh korban,” tandasnya.
Pihaknya berharap kepada pihak Kepolisian, terutama pihak Reskrim, karena sudah ada barang bukti yang diamankan oleh pihak Kepolisian dan sudah diautopsi. Maka, diharapkan pelakunya dapat segera ditangkap.
“Iya, kita sebagai keluarganya ingin tahu kemana larinya pelaku dan pelaku ini siapa serta apa hubungan pelaku sama korban itu. Jadi, harapan keluarga paling besar adalah mudah-mudahan pelakunya dapat ditangkap,” pungkasnya. (den/d)






