“Ada sebagian warga yang melapor mengalami gatal – gatal akibat ulat tersebut,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi terus menyebar, pihaknya langsung menurunkan personel BPBD dan mengambil tindakan memusnahkan terhadap ulat bulu, yakni dengan cara menyemprotkan cairan pembasmi serangga.
Selain itu pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu menjaga lingkungan disekitar jika terdapat tumbuhan liar agar segera di bersihkan.
“Kita lakukan tindakan penanganan penyemprotan racun serangga untuk mengurangi resiko epidemi, untuk pengurangan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh ulat tersebut, kami menggunakan racun seranga yang sudah standar,” tandasnya. (upi)






