SUKABUMI — Dua Nelayan asal Kampung Pasirsuren Palabuhanratu terombang-ambing selama setengah jam, usai perahu yang ditumpanginya dihamtam gelombang tinggi pada Jumat Malam (16/07/2021) sekira pukul 18.30 WIB. Beruntung saja, dengan susah payah keduanya berenang mendekati perahu nelayan lainnya hingga bisa selamat
Sekretaris Komunitas Transit Ujunggenteng, Deni mengatakan, kejadian tersebut terjadi berawal saat kedua nelayan tersebut berniat mencari ikan, saat berada di pantai Ciroyom tiba-tiba perahu yang ditumpanginya dihantam gemlombang tinggi.
“Kejadiannya tadi Malam (Jumat malam red), terjadi di Ciroyom. Nama perahunya Darma Putra 01, Alhamdulilah kedua nelayan tersebut bisa diselamatkan setelah berenang menuju kapal lain, “jelas Deni Dalam pesan singkatnya.
Menurutnya, jadi setelah kapalnya terhantam gelombang tinggi keduannya langsung berenang mencari pertolongan dengan berbekalkan dua jerigen bensin yang digunakannya untuk pelampung. “Jadi kedua nelayan tersebut selama 30 menit berenang mencari kapal lain, alhamdulilah setelah setengah jam berenang kedua korban selamat dan diselamatkan oleh perahu Minajaya, “terangnya.






