Ternyata Bukan Karena Stres, Tapi Ini Alasan Mahasiswa Tunda Skripsi

  • Whatsapp
ILUSTRASI: Mahasiswa menunda menyelesaikan skripsinya. (pixabay)

JAKARTA, RADARSUKABUMI.com Menunda-nunda mengerjakan skripsi, bukan fenomena langka di tengah-tengah mahasiswa. Ternyata kebiasaan menunda-nunda menyelesaikan skripsi itu bukan karena stres. Tapi didominasi oleh Prokastinasi akademik.

Fenomena banyak mahasiswa yang menunda-nunda menyelesaikan tugas skripsi menarik sejumlah dosen di Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana. Tim peneliti ini digawangi oleh Melani Aprianti. Dosen lainnya adalah Rafa Nur Afifah, Nurul Aprianti, dan Sri Wahyuningsih Astuti.

Melani menuturkan penelitian mereka berangkat dari fenomena banyaknya mahasiswa yang mengeluh sulitnya membuat skripsi. Alasannya karena stres, sulit mencari, materi hingga kendala mengolah data.

“Namun kesulitan itu muncul ternyata sebagian besar karena kebiasaan menunda pekerjaan,” jelas Melani di Jakarta Senin (22/2). Menurutnya menunda pekerjaan adalah salah satu dari ciri Prokastinasi akademik.

Lebih lanjut Melani menuturkan Prokastinasi akademik adalah penundaan yang dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang dalam menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan. Baik itu memulai maupun mengakhiri tugas yang berhubungan dengan bidang akademik.

Dia menjelaskan banyak alasan yang menyebabkan mahasiswa dengan sengaja menunda menyelesaikan skripsi mereka. Mulai dari malas, hingga tergoda melakukan aktifitas lain yang lebih menyenangkan. “Namun hasil penelitian mengungkap ada hubungan antara stres dalam pengerjaan skripsi dengan kecenderungan penundaan,” jelasnya.

Kesimpulan penelitian mereka adalah menemukan hasil bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara stres dengan penundaan pekerjaan. Dengan jumlah sampel sebanyak 104 orang, dengan karakteristik pekerja yang juga berkuliah ditemukan bahwa koefisien korelasi antara stress dan prokastinasi ada pada nilai negatif. Kondisi itu berarti stress tidak selalu membuat mereka melakukan penundaan pekerjaan.

“Kesimpulan penelitian ini menurut Melani, Stress tidak selalu menimbulkan pengaruh negatif,” jelasnya. Karena justru dengan tekanan stres yang muncul, mahasiswa bisa bergegas untuk segera menuntaskan tanggung jawab menyelesaikan skripsi mahasiswa.

Hasil penelitian itu sekaligus mengungkap bahwa ternyata prokastinasi yang dilakukan mahasiswa juga banyak terjadi karena kondisi fisik. Kemudian karena kurangnya rasa tanggung jawab dan rasa percaya diri.

Kondisi keluarga dan pengaruh teman juga menjadi faktor penyumbang banyak mahasiswa yang melalaikan kewajiban mereka mengerjakan skripsi. Sementara itu gaya mengajar dosen dan faktor lingkungan di kampus menyumbang sebagian kecil dari kecenderungan mahasiswa menunda menyelesaikan skripsi mereka. (hil)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *