Tabung Gas Meledak di Cibadak Sukabumi, Dua Tewas dan Empat Diantaranya Luka-luka

Tabung Gas Meledak di Jalan Sukabumi Bogor
Tabung Gas Meledak di Jalan Sukabumi Bogor

SUKABUMI – Warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan suara ledakan tabung gas CNG yang diangkut Truk Isuzu putih bernomor polisi B 9496 SYX di ruas Jalan Raya Sukabumi – Bogor, tepatnya di Kampung Lodaya I, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Senin (27/11) sore.

Sopir Truk Isuzu Putih, Pardiana (33) mengatakan, ia sengaja membawa puluhan tabung gas tersebut dari daerah Citeureup untuk dikirim ke wilayah Cianjur Selatan. Namun, saat melintasi tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba tabung gas tersebut meledak.

Bacaan Lainnya

“Saya juga tidak tahu, tabung gas tiba-tiba meledak saja, posisi memang lagi sore sekira pukul 17.30 WIB dan kondisi padat lalu lintas,” kata Pardiana.

Akibat kejadian tersebut, dua unit kendaraan jenis mini bus yang berada tepat di belakang truk pengangkut gas tersebut, mengalami rusak berat.

Pihaknya mengaku, telah mengangkut tabung gas pada truk tersebut sebanyak 20 tabung dan setiap tabungnya berisikan 150 kilogram. “Jadi yang meledak itu, hanya satu tabung saja dan sisanya pada mental tabung gas itu,” imbuhnya.

“Tadi saya sendiri tidak ada kondektur. Kalau saya tidak ada luka. Jadi, kalau tabung isi maupun tidak, beratnya sama ajah. Karena, isinya hanya kompresi. Kalau berat tabung semuanya, ada sekitar 3 ton,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, IPDA M Yanuar Fajar mengatakan, peristiwa ini bermula saat kendaraan Isuzu Arm Roll bernomor polisi B 9496 SYX yang dikemudikan Pardian membawa muatan gas melaju dari arah Cibadak menuju Sukabumi Kota. “Sesampainya di tempat kejadian, di duga ada kebocoran dan mengakibatkan ledakan,” kata Fajar.

Ledakan itu telah mengenai kendaraan Suzuki Fitara bernomor polisi B 1983 DZ, kendaraan Daihatsu Ayla bernomor polisi F 1753, kendaraan sejenis Angkot nomor polisi belum diketahui, kendaraan Toyota Avanza bernomor polisi F  1283 QZ, kendaraan sepeda motor Honda Beat bernomor polis8 F 6208 UBM dan kendaraan sepeda motor Yamaha Xride bernomor polisi F 3286 UBJ.

Akibat kejadian itu, dua orang dikabarkan meninggal dunia. Yakni pngendara sepeda motor Yamaha Xride bernama Uwoh Abduloh (38) asal Kampung Babakan, RT 02/RW 02, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi dan seorang penumpang Toyota Avanza bernama Heni Handayani (57) asal Kampung Bojonggenteng, RT 02/RW 01, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten  Sukabumi. “Jadi yang meninggal dua orang. Keduanya, ini mengalami luka sobek terluka diperut dan patah tangan kanan,” timpalnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *