Penyebab Tabung Gas CNG Meledak di Jalan Karangtengah Cibadak, Polisi Menduga Bocor

MELEDAK: Kondisi truk bermuatan tabung gas meledak hingga menelan korban jiwa di ruas Jalan Raya Sukabumi - Bogor, tepatnya di Kampung Lodaya I, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Senin (27/11) sore.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
MELEDAK: Kondisi truk bermuatan tabung gas meledak hingga menelan korban jiwa di ruas Jalan Raya Sukabumi - Bogor, tepatnya di Kampung Lodaya I, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Senin (27/11) sore.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Sejumlah warga dan pengendara mengira penyebab ledakan dari Tabung Gas CNG yang diangkut truk adalah bom. Pasalnya ledakannya begitu kencang terdengar hingga radius yang cukup jauh.

Namun, setelah selang beberapa lama terlihat sejumlah pengendara dan mobil terhenti di Kampung Lodaya I, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Senin (27/11) sore.

Bacaan Lainnya

Ledakan tersebut ternyata dari tabung gas CNG yang diangkut Truk Isuzu putih bernomor polisi B 9496 SYX.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, IPDA M Yanuar Fajar mengatakan, peristiwa ini bermula saat kendaraan Isuzu Arm Roll yang dikemudikan Pardian membawa muatan gas melaju dari arah Cibadak menuju Sukabumi Kota.

“Sesampainya di tempat kejadian, di duga ada kebocoran dan mengakibatkan ledakan,” kata Fajar.

Ledakan itu telah mengenai kendaraan Suzuki Fitara bernomor polisi B 1983 DZ, kendaraan Daihatsu Ayla bernomor polisi F 1753, kendaraan sejenis Angkot nomor polisi belum diketahui, kendaraan Toyota Avanza bernomor polisi F  1283 QZ, kendaraan sepeda motor Honda Beat bernomor polis8 F 6208 UBM dan kendaraan sepeda motor Yamaha Xride bernomor polisi F 3286 UBJ.

Akibat kejadian itu, dua orang dikabarkan meninggal dunia. Yakni pngendara sepeda motor Yamaha Xride bernama Uwoh Abduloh (38) asal Kampung Babakan, RT (02/02), Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi dan seorang penumpang Toyota Avanza bernama Heni Handayani (57) asal Kampung Bojonggenteng, RT (02/01), Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten  Sukabumi.

“Jadi yang meninggal dua orang. Keduanya, ini mengalami luka sobek terluka diperut dan patah tangan kanan,” timpalnya.

Sementara, untuk pengendara sepeda motor Honda Beat yang bernama Ai Irma Wati mengalami luka lecet tangan kanan dan muka dan Endih Supriadi mengalami luka di bagian telinga.

Sedangkan, untuk penumpang kendaraan Suzuki Fitara Deni Cahyadi (42) asal Kampung Cipayung Datar, RT (02/03), Kelurahan Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengalami luka sobek di kaki kanan dan kiri dan penumpang Toyota atas nama Sovia (22) asal Kampung Bojonggenteng, RT (02/01), Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, mengalami luka lecet di pinggul.

“Berdasarkan laporan petugas dilapangan, tepatnya pas Unit Laka datang ada enam orang korban. Dua meninggal dunia dan empat diantaranya mengalami luka ringan,” bebernya.

Pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kejadian kecelakaan tersebut dan perkaranya kini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Yang terkena ledakan selain kendaraan, juga ada sebagian bangunan yang lokasinya tidak jauh dari TKP, terkena dampaknya. Untuk jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta,” pungkasnya.

Sebelumnya, sopir Truk Isuzu Putih, Pardiana (33) mengatakan, ia sengaja membawa puluhan tabung gas tersebut dari daerah Citeureup untuk dikirim ke wilayah Cianjur Selatan. Namun, saat melintasi tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba tabung gas tersebut meledak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *