Sudah Tiga Puskesmas di Kabupaten Sukabumi Tutup

  • Whatsapp

“Berarti itu menyebarkan lagi. Sehingga terjadi penularan hingga sembilan Nakes terkonfirmasi positif Covid-19. Iya, contohnya seperti dalam memakai maskernya masih buka tutup dan jaga jaraknya tidak benar. Kemudian kebersihan tangan masih lalai. Intinya dalam pola hidup bersih dan sehatnya masih minim,” bebernya.

Ketika disinggung mengenai upaya Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi dalam menangani penyebaran virus tersebut. Dirinya menjawab, bahwa Satgas Covid-19 mengaku sudah melakukan testing.

Bacaan Lainnya

Seperti melakukan pemeriksaan sample swab terhadap seluruh nakes dan non nakes yang ada di Puskesmas tersebut dan hasilnya, sembilan Nakes terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya, makanya ketika Puskesmas itu meminta pelayanan kesehatannya, untuk ditutup sementara waktu, maka Gugus Tugas langsung mengizinkannya. Berdasarkan surat yang kami terima, Puskesmas Palabuhanratu itu akan ditutup pelayanannya terhitung dari Sabtu (21/11) sampai Minggu (29/11) nanti. Ini kami lakukan karena kita tidak mau virus corona kembali menularkan kepada nakes lainnya maupun warga sekitar,” bebernya.

Selain melakukan testing, ujar Rika, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi juga melakukan tahapan terkontaminasi. Seperti melakukan perekaman jejak atau traffing baik dalam maupun ke luar keluarga Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Hal ini, sedang kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tandasnya.

Saat ini, sembilan Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, tengah menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat tim medis khusus Covid-19. Kebanyakan, mereka mengalami penyakit gejala ringan. Seperti gangguan pada penciuman, panas, batuk dan pilek,” imbuhnya.

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *