BERITA UTAMA

Sudah 74 Orang Di Sukabumi Meninggal Dunia Akibat Covid-19

×

Sudah 74 Orang Di Sukabumi Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Wabah virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, kembali memakan korban jiwa, Minggu (03/01). Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengumumkan ada dua warga Kabupaten Sukabumi yang terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

Anggota Bidang Pengelolaan Data Publik Laporan dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani mengatakan, untuk penambahan kasus positif tidak ada.

Bank bjb Tandamata

“Dua warga Kabupaten Sukabumi yang positif Covid-19 dan meninggal itu, merupakan laki-laki berusia 59 tahun asal Kecamatan Cikembar dan perempuan 67 tahun asal Kecamatan Cidadap,” kata Eneng kepada Radar Sukabumi, Minggu (03/01).

Kini, jumlah total pasien yang meninggal dunia akibat paparan virus tersebut berjumlah 24 orang. “Dua pasien positif yang meninggal itu, juga memiliki penyakit penyarta. Seperti pasien asal Cikembar memiliki penyakit DM dan pasien asal Cidadap mengidap penyakit Pneumania dan Suspek AKI DD dan CKD,” paparnya.

Untuk jumlah kasus pasien positif Covid-19 dari awal hingga saat ini, terdapat 2020 orang. Dari ribuan pasien ini, 1832 orang dinyatakan sembuh dan 83 orang di isolasi serta 81 orang diantaranya masih dilakukan isolasi mandiri. “Juga terdapat 18 warga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi kini mereka telah dinyatakan sembuh,” pungkasnya.

Sementara itu, GTPP Covid-19 Kota Sukabumi juga kembali mencatat penambahan delapan kasus positif dan 16 suspect terpapar virus corona. Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah totalnya saat ini mencapai sebanyak 1944 kasus.

“Adapun rinciannya yakni, 551 masih menjalani isolasi, 1333 sudah dinyatakan sembuh dan 60 meninggal dunia,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana kepada wartawan, Minggu (3/1).

Sementara dengan adaya penambahan kasus supect, jumlah total saat ini mencapai 1253 kasus diantaranya, 335 masih menjalani isolasi baik mandiri maupun di rumah sakit rujukan, 918 sudah dinyatakan selesai dan 18 probable. “Tingkat kesembuhan di Kota Sukabumi saat ini mencapai 68,6 persen dan 3 peren meninggal dunia,” ujarnya.

Dengan terus meningkatnya kasus positif maupun suspect ini, Wahyu meminta agar masyarakat dapat mematuhi anjuran pemerintah khususnya menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Saat ini status Kota Sukabumi masih dalam zona orange. Kami harap, masyarakat bisa mematuhi anjuran pemerintah untuk menekan kasus ini,” pungkasnya. (den/bam/d)