BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Subhanalloh, Masjid dan Musolla di Kabupaten Sukabumi Mencapai Ribuan

×

Subhanalloh, Masjid dan Musolla di Kabupaten Sukabumi Mencapai Ribuan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI-Populasi jumlah masjid di Kabupaten Sukabumi tiap tahunnya terus bertambah. Data dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, sampai tahun ini saja jumlah masjid di Kabupaten Sukabumi sudah menembus angka 5.327 ribu lebih masjid. Tidak hanya masjid, musolla di Kabupaten Sukabumi juga mencapai 1.321 lebih musolla.

“Jumlah masjid dan musolla tersebut sudah masuk dalam registrasi Simas (sistem informasi masjid) kementrian agama RI. Propile dan nomor registrasinya sudah tercatat di sistem tersebut,”kata Ketua DMI Kabupaten Sukabumi, KH Abdul Aziz kepada radarsukabumi.com usai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DMI Kabupaten Sukabumi di Masjid Jamie Al-Kholil Yayasan Nurul Huda Cibolangkidul Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi yang dihadiri Kepala Kemetrian Agama (Kemenag), Kabupaten Sukabumi, Hilmi Rifai, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, KH Oman Abdurachman dan dibuka Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Selasa (31/10).

Bank bjb Tandamata

Dengan cukup banyaknya jumlah masjid di Kabupaten Sukabumi, itu bisa menjadi salah satu indikator kehidupan religius masyatakatnya terus berkembang. Di mana ada masjid, pasti di situ ada kegiatan keagamaan.

Dengan sudah teregistrasinya masjid di sistem Simas ungkap KH Abdul Aziz, itu jelas akan memudahkan pendataan termasuk memudahkan apabila masjid tersebut membutuhkan bantuan.
Adapun beberapa syarat sebuah masjid bisa teregistrasi antara lain memiliki SK kepengurusan dan surat keterangan domisili masjid dari pemerintahan desa setempat.

Meski cukup bangga dengan jumlah masjid dan musola yang mencapai ribuan. Namun, pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Cibolangkidul Cibatu Cisaat ni masih merasa miris dengan kondisi masjid yang sepenuhnya belum termaksimalkan fungsinya.

“Sudah tidak anehkan, di mana-mana masih ditemukan ada masjid besar atau banyak tapi jamaah masjidnya sedikit, padahal masyarakat di sekitar masjidnya banyak. Inilah tantangan DMI, bagaimana masjidnya banyak dan jamaah masjidnya pun banyak”terangnya.(husna)