Kata keluarganya korban itu, sudah lama sakit atau stres. Ia masih perjaka dan belum pernah menikah,” imbuhnya.
Pemuda itu, ujar Dading, diduga melakukan gantung diri sekitar pukul 04.30 WIB.
Lantaran, pada pukul 03.00 WIB, seorang warga masih melihat korban berdiam diri di ruas Jalan Raya Mayak – Cilaksana, Desa Bojong Kembar.
“Saat ditemukan, jasad korban sudah banyak dikerumuni semut merah,” timpalnya.
Kapolsek Cikembar, AKP Perry Paloso mengatakan, setelah mengetahui kejadian ini, ia bersama Kanit Reskrim Polsek Cikembar dan anggotanya didampingi petugas medis dari Puskesmas Cikembar beserta Babinsa dan Satpol PP Kecamatan Cikembar langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Setiba di lokasi, kami langsung mengevakuasi korban dan memeriksa sejumlah saksi,” katanya.
Setiba di lokasi kejadian, petugas menemukan jasad korban tengah bergantung di pohon rambutan dengan menggunakan tali simpul.
“Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban itu, gantung dirinya tidak menggunakan baju dan hanya menggunakan sarung saja,” imbuhnya.





