BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Sekjen Goib dan XTC Angkat Bicara Soal Kerusuhan di Nyalindung

NYALINDUNG – Sekretaris DPC XTC Sukabumi Kota, Fikri Muaz akhirnya angkat bicara soal kasus dugaan tindak pidana penganaiaan dan pengeroyokan kepada pasangan suami istri (Pasutri) asal warga Kampung Cipulus RT 7/3 Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung pada beberapa waktu lalu.

Ia menilai, kejadian tersebut dilakukan oleh anggotanya bukan tanpa sebab. Namun, karena ada sejumlah anggota dari komunitas motor lain yang telah memprovokasi anggotanya. Sehingga mereka nekad melakukan aksi pengoroyokan tersebut.

“Sebenarnya, kalau memang anggota kita akan melakukan pengeroyokan, pasti dari awal pemberangkatan pengajian ke Ponpes di Nyalindung itu, sudah terjadi.

Namun, faktanya kan ini terjadi saat pulang pengajian. Itu karena mereka terprovokasi oleh ripal lain yang memang selama ini bertentangan,” kata Fikri kepada Radar Sukabumi, Minggu (12/7).

Pihaknya mengaku, sedikitnya 700 anggota dari komunitas motor XTC dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi pada Kamis (9/7) lalu, telah berangkat menggunakan sepeda motor ke salah satu pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Nyalindung dengan pengawalan dan pengawasan pihak kepolisian.

Keberangkatan mereka ke Ponpes tersebut, dimaksudkan untuk belajar mengaji kepada pimpinan Ponpes dan dihadiri oleh Kapolres Sukabumi Kota.

“Sebelum pemberangkatan, kita juga sudah menyasar semua seluruh anggota agar tidak membawa senjata tajam dan sterill.

Nah, setelah kita di lokasi Ponpes, ada dua anggota kita yang pulang duluan menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan, mereka dikejar oleh komunitas lain. Alhamdulillah, saat itu tidak terjadi apa-apa. Sesampai dirumahnya, dua anggotanya ini langsung memberikan kabar kepada kita yang masih melakukan pengajian,” imbuhnya.

Setelah mengetahui hal tersebut, ia langsung konfirmasi kepada pihak panitia pengajian dan Polsek Nyalindung untuk melakukan penyisiran dan mensterilkan menuju arah jalan pulang.

1 2 3Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button