BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Sekjen Goib dan XTC Angkat Bicara Soal Kerusuhan di Nyalindung

×

Sekjen Goib dan XTC Angkat Bicara Soal Kerusuhan di Nyalindung

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DPC XTC Sukabumi Kota, Fikri Muaz saat menunjukan surat-surat pembiayaan rumah sakit untuk merawat korban penganiayaan.

Pihaknya sebagai pengurus XTC berkeinginan merubah mindset yang biasanya nongkrong malam minggu, menjadi nongkrong malam Jumat di Ponpes.

“Iya, kita ingin tampil baru dan hijrah menjadi lebih baik lagi. Kita itu membutuhkan pembinaan rohani. Karena kalau untuk dibubarkan sangat susah, malah semakin merajalela.

Bank bjb Tandamata

Makanya, saat Ormas Goib dan Ponpes itu memberikan uluran tangan atau merangkul, maka kita sangat gembira,” paparnya.

Pihaknya telah menerima konsekuensi dan telah bertanggung jawab. Seperti mendatangi korban serta mereka memberikan tuntutan-tuntutan. Diantaranya, biaya rumah sakit, perbaikan bengkel, perbaikan motor dan lainnya dengan jumlah total sekiar Rp20 juta. “Ini sedang kita lakukan. Sementara untuk anggarannya sendiri hasil iuran dari anggota kita sendiri,” timpalnya.

Sekretaris Ormas Goib, Mohammad Afrijal mengatakan, faktanya di lapangan sebelum melakukan pengajian, anggota dari XTC telah meminta dari jauh-jauh hari kepada Ormas Goib dan Ponpes di Nyalindung untuk melakukan pengajian dengan maksud untuk pembinaan dan akhirnya dilaksanakan pengajian tersebut pada malam Jumat.

Awalnya pengajian itu, hanya diikuti oleh beberapa wilayah tertentu saja. Namun faktanya lebih dari 500 anggota XTC yang datang untuk melakukan pengajian tersebut.

“Pada prinsifnya mereka ini ingin melakukan pengajian karena ingin berhijrah. Tetapi di lapangan ada provokasi yang dilakukan oleh segelintir orang akhirnya terjadilah kerusuhan,” katanya.

Pihaknya menilai perisitiwa yang sudah terjadi merupakan sebuah cobaan. Karena, mencapai sebuah kebaikan pasti akan ada rintangannya.

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh anggota XTC tidak jadi down akibat kejadian tersebut, sehingga niatan untuk berhijrah dan niatan untuk lebih positif lebih terpacu dan terdorong untuk membuktikan kepada khalayak ramai, bahwa pemuda di Sukabumi itu merupakan pemuda yang baik pada dasarnya.

“Visi dan misi Ormas Goib adalah Amar Makruf Nahi Mungkar. Siapapun orangnya, darimana pun mereka berada dan apapun benderanya, selama mereka memiliki keinginan dan niat untuk melakukan hal yang baik.

Salah satunya meminta kami untuk melakukan pembinaan, maka kita akan tetap melaksanakan pembinaan,” bebernya.

Ia berpesan kepada seluruh anggota XTC, bahwa apa yang sudah terjadi jangan dijadikan sebuah beban, karena semuanya sudah terjadi.

Adapun cemooh atau hinaan dan pelecahan dari manapun, jangan dihadapi dengan emosi, tetapi harus ditanggapi dengan baik. “Iya, semata-mata itu terjadi karena Allah agar kita kedepannya lebih baik lagi,” pungkasnya. (Den)