BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Rumah Nenek Mursih Jampangtengah Ludes Terbakar

×

Rumah Nenek Mursih Jampangtengah Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Rumah milik Nenek Mursih (90) di Kampung Cibitung, RT 42/12, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, terbakar.

JAMPANGTENGAH – Diduga korsleting listrik, rumah milik Nenek Mursih (90) di Kampung Cibitung, RT 42/12, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, hangus terbakar setelah dilalap si jago merah, Selasa(26/11) dini hari.

Meski tidak ada korban jiwa, namun Nenek Mursih mengalami kerugian materil hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Bank bjb Tandamata

Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin mengatakan, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, kebakaran yang terjadi sekira pukul 03.00 WIB, api pertama kali diketahui menyala oleh saudaranya yang bernama Unang (47).

Saat itu, saksi mata melihat api tengah menyala dan menjalar di bagian atap dapur rumah korban. “Saat kebakaran, Nenek Mursih tengah tertidur di dalam rumahnya bersama saudaranya yang berama Mak Daesih (65) dan cucunya bernama Perdi (20).

Beruntung, tetangga korban cepat mengevakuasi ketiga korban ini, sehingga mereka berhasil diselamatkan dari kobaran api,” jelas Usep saat disambangi Radar Sukabumi di Mapolsek Jampangtengah, Selasa (26/11).

Saat kebakaran, sambung Usep, pihaknya langsung menginstruksikan sejumlah anggotanya untuk meninjau lokasi kejadaian dan berupaya membantu warga untuk memadamkan api. “Saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 06.00 WIB, setelah petugas gabungan bekerjasama dengan warga sektiar memadamkan api dengan menggunakan mesin untuk menyedot air dari kolam,” ujarnya.

Koorditor Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deng Sutisna mengatakan, kuat dugaan api berasal dari korsleting listrik, sebab saat kejadian banyak tetangga korban yang melihat api pertama kali menyala di bagian atap rumah korban.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja pemilik rumah mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp300 juta,” katanya.

Saat ini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat ke rumah sanak saudaranya. “Hasil dari asessmen petugas BPBD di lapangan, korban saat ini membutuhkan bantuan dasar hidup dan material bangunan.

Iya, laporan dari pemerintah Desa Cijulang dan Pemerintah Kecamatan Jampangtengah sudah masuk ke BPBD Kabupaten Sukabumi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, ada bantuan untuk meringankan keluarga korban bencana kebakaran ini,” pungkasnya. (Den)