SUKABUMI — Satu buah bangunan rumah tinggal dan warung milik Awaludin (45) warga Kampung Pasirgede, RT (06/02), Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, hangus terbakar dilalap si jago merah hingga nyaris rata dengan tanah, Minggu (19/12) siang.
Seorang perangkat Desa Mekartanjung, Taofik Abdulah kepada Radar Sukabumi mengatakan, bencana kebakaran rumah panggung diduga kuat berasal dari korseleting listrik.
“Kejadian kebakaran itu, ada sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan dari keluarga korban maupun warga setempat yang merupakan tetangga korban, api pertama menyala di bagian atap rumah Pak Awaludin,” kata Taopik kepada Radar Sukabumi pada Minggu (19/12).
Tidak lama setelah itu, api langsung menjalar ke bagian bangunan rumah korban. Api cepat menjalar lantaran, selain kondisi angin cukup kencang, bangunan rumah korban pun terbuat dari anyaman bambu. Sehingga, selang dari 30 menit bangunan rumah tersebut langsung terbakar hingga nyaris rata dengan tanah.
“Pemadaman api itu, dilakukan oleh warga sekitar. Karena, mobil dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tidak bisa masuk ke lokasi kejadian kerana terkendala akses pesawahan,” bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu. Hanya saja, pemilik rumah telah mengalami kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.






