“Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Kecamatan Curugkembar, pemilik rumah mengalami kerugian materil ditaksir mencapari Rp100 juta. Sebab, bangunan rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar. Seperti uang tunai sebesar Rp5 juta dan padi sebanyak 300 kilogram serta semua isi rumah dan isi warung ikut terbakar,” jelasnya.
Akibat bencana kebakaran rumah tinggal tersebut, kini keluarga korban yang berjumlah enam jiwa itu, harus rela untuk sementara waktu tinggal di rumah keluarga terdekatnya. Lantaran, rumah miliknya hangus terbakar hingga nyaris rata dengan tanah.
“Sekarang keluarga korban membutuhkan bantuan. Seperti, pakian orangtua dan pakian anak-anak serta genteng dan alat bangunan lainnya,” pungkasnya. (den/d)






