Saya kira awalnya suara gemuruh itu dari sungai Cimandiri, tidak lama kemudian pohon bambu yang ada pada tebing dekat rumah ambruk ke rumah, untung saja smeua keluarga selamat,” ungkapnya, kemarin (14/11).
Untuk sementara, lanjut Agus semua anggota keluarganya terpaksa harus dievakuasi kerumah tetangga karena selain rumah yang saat ini cukup rusak, dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Karena memang, semua anggota keluargnya cukup trauma atas peristiwa itu.
“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang cepat tanggap membantu keluarga kami, untuk sementara kami tinggal dirumah tetangga,” aku dia.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan mengungkapkan, pasca kejadian pihaknya langsung menurunkan petugas untuk melakukan evakuasi
Hasil pemeriksaan petugasnya, diduga longsor itu diakibatkan guyuran hujan dan kondisi tebing yangb berada dilokasi tersebut. “Perhitungan tim dilapangan, kerugian ditaksir mnencapai Rp 25 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun luka, penangannnya pun dibantu bnyak pihak dan masyarakat. Sdangkan penghuni rumah untuk smeentara di evakuasi ke rumah tetangganya,” pungkasnya.
(upi/t)





