SUKABUMI — Gelombang dukungan untuk kemenangan Prabowo – Gibran pada Pilpres 2024 terus bergulir di Sukabumi. Kali ini, komunitas seniman Sukabumi melakukan deklarasi bersama Anggota DPR RI Heri Gunawan di Sapa Cafe Sukabumi, Jalan Raya Selabintana, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (09/02).
Dalam sebuah acara deklarasi yang dihadiri oleh ratusan seniman dari berbagai komunitas di Sukabumi ini, menyatakan dukungannya, selain Prabowo – Gibran, juga kepada Heri Gunawan untuk melanjutkan jabatannya duduk di kursi DPR RI pada Jumat (09/02) sore.
Berbagai pertunjukan seni digelar dalam acara ini, seperti tarian tradisional, musik, dan teater yang menggambarkan semangat juang untuk memenangkan Prabowo dan Gibran di Pilpres 2024.
Selain itu, seniman-seniman Sukabumi juga menyampaikan pesan melalui karya-karya seni mereka yang mencerminkan harapan dan keyakinan untuk masa depan yang lebih baik.
Dalam acara deklarasi ini, komunitas seniman Sukabumi juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Sukabumi untuk bersatu dan memberikan dukungan kepada Prabowo dan Gibran.
Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat IV, Kota dan Kabupaten Sukabumi, Heri Gunawan mengatakan, pentingnya peran seniman dalam mendukung pemimpin yang akan membawa perubahan bagi Sukabumi dan Indonesia.

“Kehadiran para seniman dalam kegiatan politik merupakan tonggak sejarah baru di Sukabumi. Saya berharap bahwa melalui kolaborasi antara seniman dan politisi, Sukabumi dapat menjadi daerah yang makmur dan berkembang,” kata Heri Gunawan.
Selain itu, Heri Gunawan juga menyampaikan harapannya agar seniman di Sukabumi dapat aktif dalam berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki target untuk meraih prestasi emas pada tahun 2045. “Iya, masa depan bangsa ada di tangan kita semua,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi salah satu ajang kolaborasi antara seniman dan pemilik Sapa Cafe. Dalam sambutannya, Heri Gunawan mengungkapkan bahwa seniman seringkali berada di berbagai tempat, termasuk di kafe. Dengan adanya kerjasama antara seniman dan pengusaha, diharapkan akan terjadi sinergi yang positif untuk perkembangan seni dan budaya di Sukabumi.
Heri Gunawan juga menyinggung mengenai proses pemilihan anggota DPR RI. Sebanyak 9.917 orang sudah mendaftar sebagai calon anggota DPR RI, namun hanya 580 orang yang berhasil terpilih.
“Dengan semakin banyaknya dukungan yang datang dari berbagai kalangan di Sukabumi, dukungan untuk Prabowo – Gibran semakin kuat. Para seniman di Sukabumi percaya bahwa Prabowo – Gibran adalah pasangan yang tepat untuk memimpin bangsa ini ke arah yang lebih baik,” tandasnya.
“Mendekati hari terakhir masa kampanye, Alhamdulillah saya mendapatkan undangan dari kawan-kawan komunitas seniman Sukabumi yang terkumpul saat ini baru 28 komunitas, sebetulnya pendaftaran itu banyak sekali. Namun pihak penyelenggara memiliki keterbatasan waktu,” ujarnya.
Saat ini, komunitas seniman Sukabumi yang terdiri dari komunitas penyiar radio sampai komunitas pengamen hingga komunitas artis dan penyanyi, mereka memiliki rasa kepedulian terhadap bangsa dan negara. Bahkan, mereka sempat menyampaikan kepada dirinya, bahwa kami para seniman tidak kemana-mana.
Tapi, mereka (seniman) ada di mana-mana dan para seniman memiliki hak untuk memilih dan mereka ingin pilihan serta kepeduliannya disalurkan kepada pasangan Prabowo-Gibran.
“Sebagai tim kampanye nasional, tentunya mengapresiasi dan menerima dukungan ini. Untuk itulah, hari ini dilakukan deklarasi dan deklarasinya dilakukan di sebuah kafe. Namanya, Sapa Cafe mungkin ini deklarasi pertama yang dilakukan di Kota dan Kabupaten Sukabumi, yang bertempat di sebuah kafe,” bebernya.
“Kita pun harus menunjukkan tidak semua kafe itu tanda kutip, tidak baik dan ini dilakukan siang hari,” ujarnya.
Pada deklarasi ini, ia mengaku telah mengundang kawan-kawan, khususnya calon-calon anggota legislatif dan tim relawan untuk turut hadir pada kegiatan tersebut.
“Ini kami lakukan karena besok kita akan memasuki masa kampanye terakhir, tentunya setelah sekian lama kita berpenat ria, bercapek ria. Alhamdulillah gayung bersambut seniman Sukabumi dalam agenda deklarasi ini turut menghibur. Sehingga sedikit banyak memberikan pencerahan dan sedikit banyak memberikan sebuah keleluasaan, sebuah keteguhan, sebuah hiburan untuk diri kita, bahwa kampanye bisa kita lakukan dengan baik,” timpalnya.
Ia berharap dukungan seniman Sukabumi, ini tidak hanya sampai di 14 Februari 2024. Tetapi dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

Ketik disinggung mengenai program untuk para seniman Sukabumi, Heri Gunawan menjawab, bahwa saat ini mungkin belum bisa berbicara lebih jauh, tapi perlu diketahui di akar rumput banyak beberapa program yang disampaikan kepada para seniman. Karena, menurutnya para seniman memiliki kekhasan-nya tersendiri. Diantaranya, terkait masalah dunia hiburan yang saat ini mungkin pajaknya relatif terlalu tinggi dan masalah pendidikan serta pelatihan.
“Karena tidak selamanya seniman itu ada di dalam itu, mungkin juga ada seniman yang karena keterpaksaan keluarganya atau keterpaksaan pendapatan. Namun, sebagainya akses ini khususnya terkait usaha ataupun wirausaha pemula ke depan, kita akan mulai yang pasti secara umum programnya pasti ada. Tetapi saya berbicara secara khusus untuk Sukabumi itu sendiri, karena seniman Sukabumi yang berdeklarasi tentunya tugas dan kewajiban saya sebagai anggota dewan yang mewakili kota dan kabupaten untuk turut mengapresiasi ataupun menampung aspirasinya dan memperjuangkan aspirasinya,” tandasnya.
Menururnya, dapat diketahui bersama begitu banyak menjamurnya cafe-cafe di Sukabumi, bagaimana nanti jalan tol masuk ke Sukabumi yang sudah akses dibuka. Hal ini, dapat diyakini akan lebih banyak lagi. Namun, kesempatan untuk mereka diharapkan mendapatkan skala prioritas.
“Yang pasti kesempatan mereka untuk mananggung mereka punya kemampuan, tetapi alat peralatannya tidak ada seperti itu,” ujarnya.
Sementara itu, ketika ditanyai mengenai hasil banyak survai Prabowo-Gibran untuk kemenangan di Pilpres 2024. Ia menjawab, bahwa pada prinsipnya hasil survei berbeda-beda. Ia mengaku, ada yang berbicara 40 persen dan ada juga tim survai yang menyatakan 50 persen.
Meski demikian, ia menyerahkan semuanya kepada masyarakat, terlepas itu bagaimana yang pasti ia mengimbau kepada seluruh komponen dan partai koalisi, khususnya di partai Gerindra dari mulai struktur jaringan relawan sampai ke jaringan-jaringan para dewan, untuk bekerja bersama dan jangan cukup puas dengan hasil survei menyatakan tinggi. Menurutnya, semua tantangan tersebut harus dijawab secara tuntas dalam Pemilu 14 Februari 2024.
“Bagaimana caranya hadir di tengah masyarakat, mari kita menyapa masyarakat jangan terlalu banyak memberi janji, buktikan kepada mereka bahwa Gerindra bisa lebih baik, bisa memperjuangkan aspirasi dan inspirasi warga, saya pikir langkah nyata, langkah konkret, ketuk pintu langsung datang ke lapangan hadir di lapangan dan berikan rasa peduli itu kepada masyarakat yang memilih,” bebernya.
Masih ditempat yang sama, Ketua Panitia, Denis mengatakan, deklarasi para seniman Sukabumi ini, bermula dari suport Tim Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan, telah merespon dari pada kebutuhan para seniman.
“Iya, salah satu contoh dari grup band, Bapak Heri Gunawan itu memberikan fasilitas seperti studio yang digratiskan, bahkan alat-alat yang mungkin ada beberapa teman yang sudah rusak, ketika dia dipakai untuk berusaha sama bapak Heri Gunawan dibantu,” katanya.
“Untuk itu, saya bersama para seniman di Sukabumi berpikir, bahwa hal tersebut merupakan satu momen yang baru diperhatikan, sampai diundang itu tiap hari karena saking banyaknya Kota dan Kabupaten, cuman Bapak Heri Gunawan yang mampu menampung sampai ada 28 komunitas, sebetulnya banyak ini yang mau datang cuman kapasitas di sini aja,” jelasnya.
Sedikitnya 250 para seniman yang hadir pada deklarasi tersebut. Mereka terdiri dari berbagai komunitas seniman. Diantaranya, seni musik dari beberapa genre musik. Seperti dangdut, pop, komedian, sulap. “Intinya yang seni-seni aja yang merupakan kesenian yang bisa dientertain,” ujarnya.
Ia berharap kepada Heri Gunawan dapat memfasilitasi aspirasi para seniman. Terutama untuk masalah royalti kepada para artis dan persoalan terkait pajak. “Kondisi seniman di Sukabumi, bervarian ada yang mapan ada yang kekurangan, tadi yang Bapak Heri Gunawan sampaikan itu benar, bahwa tidak semua orang itu bermusik karena hobi, tapi karena ada desakan kebutuhan,” pungkasnya. (den/d)




