BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMIWISATA

Puncak Pilar, Wisata Negeri di Atas Awan di Sukabumi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Wisata ‘negeri di atas awan’ kini tengah viral. Dan ternyata, Sukabumi pun memiliki wisata tersebut, yakni Puncak Pilar. Sebelumnya yang viral adalah Negeri di Atas Awan di Dieng, Jawa Tengah.

Memang Puncak Pilar di Sukabumi tak sesohor puncak Sikunir di Dieng, Wonosobo, namun panorama negeri di atas awan di Sukabumi patut diperhitungkan, terutama bagi kamu yang gemar berburu sunrise.

Kepala Dinas Pariwisata Sukabumi Usman Jaelani, mengatakan bahwa selain Banten, Jawa Barat juga memiliki satu lagi pesona negeri di atas awan.

“Sukabumi itu punya negeri di atas awan, bukan hanya Banten saja. Jadi kalau bapak/ibu mau berjalan di atas awan, datanglah ke Sukabumi,” ujar Usman, dilansir dari Kumparan di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (27/2).

Puncak pilar terletak di Desa Ciwalat, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. Berada di ketinggian 800 mdpl, dari sini wisatawan bisa menemukan pemandangan yang begitu mempesona, yaitu kabut tebal yang menutupi daerah Pabuaran, Sagaranten, Purabaya, dan Nyalindung.

Tidak hanya itu, Gunung Gede yang berada di kawasan Taman Nasional Pangrango pun dapat terlihat dari Puncak Pilar. Untuk menikmati keindahan “Golden Sunrise” tersebut, kamu wajib datang pada pukul 05.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Karena menjelang siang, kabut akan memudar dan digantikan dengan pemandangan para petani yang mulai beraktivitas.

“Dari Puncak Pilar kalau pagi-pagi kita jalan itu seperti di atas awan,” kata Usman.

Soal titik foto yang menarik, ada beberapa tempat kekinian yang bisa dicoba. Titik foto tersebut salah satunya yaitu tangan raksasa dan sarang burung dengan latar belakang pemandangan alam di sekitar.

Untuk mencapai Puncak Pilar, dibutuhkan waktu perjalanan sekira 2,5 jam dari Kabupaten Sukabumi. Jaranya memang terbilang Cukup jauh tapi akan terbayarkan dengan view eksotis khas Puncak Pilar.

Tempat ini juga sudah dilengkapi fasilitas pendukung layaknya di tempat wisata lainnya, yakni lahan parkir, toilet, gazebo, serta warung-warung dari penduduk.

Berikut ini sejumlah fotonya:

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button